Inilah Alasan Ferguson Tinggalkan Metode Hairdryer Treatment

Inilah Alasan Ferguson Tinggalkan Metode Hairdryer Treatment

hellfastattack.com – Setiap klub sepak bola memiliki metode sendiri untuk meningkatkan semangat dalam bermain. Begitu juga dengan salah satu klub terkemuka yaitu Manchester United. Klub ini memiliki metode khusus yang tidak dimiliki oleh klub lain. Metode yang sudah populer di kalangan penggemar Manchester United tersebut adalah metode hairdryer treatment. Metode ini merupakan metode yang dipelopori oleh mantan pelatih Manchester United, yakni Sir Alex Ferguson dalam membangun Manchester United.

 

Hairdryer treatment memang sebuah metode yang cukup ampuh untuk membangkitkan semangat pemain Manchester United. Namun beberapa tahun terakhir Ferguson tidak lagi memakai metode ini. Ia memiliki cukup alasan untuk tidak lagi memakai metode ini. Lalu apa sebenarnya metode hairdryer treatment dan mengapa Ferguson mulai meninggalkan metode ini? Berikut ulasan alasan Ferguson tinggalkan metode hairdryer treatment selengkapnya.

 

Metode Hairdryer Treatment

Metode hairdryer treatment adalah sebuah cara yang dilakukan Sir Alex Ferguson agar para pemain memiliki semangat bermain. Metode ini dilakukan dengan cara meneriaki hingga memaki para pemain di pinggir lapangan. Teriakan tersebut dilakukan tepat di depan wajah para pemain. Jadi, teriakan tersebut diibaratkan hawa panas yang keluar dari sebuah hairdryer. Metode ini sudah sangat populer sejak tahun 1990an. Kesuksesan metode ini dibuktikan kala itu Manchester United menjadi juara di Liga Champions tahun 1999.

 

Sejumlah pemain Manchester United mengaku jika hairdryer treatment itu mengerikan. Seperti Rooney dan Christiano Ronaldo. Kedua pemain ini sudah merasakan bagaimana sang pelatih meneriaki dan memakinya. Rooney mengaku jika rasanya seperti menaruh kepalanya tepat di depan hairdryer. Ia terkadang tidak terima dengan teriakan sang pelatih. Bahkan Rooney juga melakukan pembelaan dengan meneriaki balik pelatihnya. Sementara, Ronaldo mengaku jika Fergie tidak segan untuk menendang apapun yang ada di depannya hingga kata-kata kotor.

 

Ferguson Mulai Tinggalkan Hairdryer Treatment

Meskipun metode hairdryer treatment cukup ampuh digunakan di era 90an, nampaknya metode ini tidak berlaku di era modern. Ferguson mulai meninggalkan metode ini ketika menjelang masa pensiunnya di Manchester United. Fergie memiliki alasan mengapa ia tak lagi memarahi habis-habisan anak asuhannya di pinggir lapangan. Ia beralasan mental pemain saat ini berbeda jauh dengan pemain dulu. Mental pemain saat ini dianggap lebih rapuh, sehingga teriakan dan makian tidak mampu mengubah gaya pemain.

 

Selain alasan mental yang rapuh, faktor ekonomi juga sangat berpengaruh. Fergie menilai jika pemain saat ini tidak memiliki fokus. Hal ini disebabkan para pemain memiliki pendapatan yang lebih baik dibanding pemain dahulu. Sehingga karena merasa lebih mapan, mereka tidak menghiraukan teriakan dan makian. Justru dengan metode hairdryer treatment ini, mereka mudah ngambek dan tidak bersemangat. Akhirnya, karena kondisi pemain saat ini, Fergie mulai meninggalkan metode ini.

One thought on “Inilah Alasan Ferguson Tinggalkan Metode Hairdryer Treatment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *